Rabu, 12 Oktober 2016

Andaikan... Tapi... Entahlah...

{puisi spontan lagi...}

ANDAIKAN... TAPI... ENTAHLAH...
19-9-16

Andaikan...
Ia diam saja
Tak menerus mendorongku
Tak melulu mendesakku
Padahal aku ingin diam
Menikmati masa-masa itu
Terdiam menatap kapas-kapas berwarna
Tak menahu perkara cicak-buaya
Tak peduli dalam dangkalnya
Hanya tersenyum, menangis, tertawa...


   Tapi...
   Aku tetap berjalan juga
   Mulai iri dengan pohon
   Yang hanya perlu diam
   Tak perlu mendidih otaknya
   Tak perlu gugup kakinya
   Ragu mana kanan mana kiri
   Bimbang mana depan mana belakang
   Yang katanya hanya masalah perspektif
   Tapi katanya itu dengan emosi!


Entahlah...
Aku hanya ingin tidur
Tapi takut tidur juga
Yang katanya sangat lama
Yang katanya selamanya
Dan katanya saat bangun nanti
Mata kaki bisa melihat
Lidah sepatu bisa berkata
Wajar kan aku takut?
Terus kenapa aku masih tergoda?
Kenapa juga aku masih menawar?
Walau kini tahu mana kanan mana kiri
Tapi senyum saja saat dipanggil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar